KELUARAN 40
Selesai.
Semua kerangka, gantungan, dan segala perabot sudah lengkap , bersama dengan pakaian para imam; tetapi Musa menantikan Tuhan untuk memberitahunya apa yang harus dilakukan selanjutnya. Pemimpin yang bijaksana adalah pemimpin yang mendapat perintah dari Tuhan.
Perabotan.
Tuhan memberi tahu Musa apa yang harus dilakukan dan kapan melakukannya. Pertama mereka mendirikan tenda dan kemudian memasukkan enam perabot khusus, dimulai dengan tabut di Ruang Mahakudus. Urutan yang benar sama pentingnya dengan perabot yang tepat. Ketika dia selesai dengan tenda dan perabotan, dia memasang pelataran di sekelilingnya dan membedakannya dari yang lain.
Harum.
Segala sesuatu di Kemah Suci diurapi dengan minyak suci, yang semuanya untuk digunakan Allah. Apakah ada keharuman tentang hidup kita yang membuat orang-orang berpikir tentang surga?
Dipenuhi.
Ada dua hal yang menjadikan Kemah Suci sebagai bangunan khusus: polanya diberikan oleh Tuhan, dan kehadiran Tuhan yang mulia memenuhinya ketika Dia datang tinggal bersama umat-Nya. Sungguh Tuhan yang murah hati yang mengizinkan tinggal bersama orang-orang yang memberontak!
Tempat Tinggal Tuhan.
Pertama, Allah berjalan bersama manusia (Kej. 5:24; 6:9); kemudian Dia ingin tinggal bersamanya (Kel. 25:8). Kemuliaan-Nya mendatangi Kemah Suci (Kel. 40:34), tetapi ketika Israel berdosa, kemuliaan lenyap (1 Sam. 4:21–22). Kemuliaan tinggal di dalam bait suci (1 Raja-raja 8:10–11), tetapi kemudian lenyap lagi sebab dosa bangsa Israel (Yeh. 11:22–23). Kemuliaan datang dalam pribadi Yesus Kristus (Yohanes 1:14) dan sekarang berdiam di dalam hidup orang percaya secara pribadi (1 Kor. 6:19–20) dan pada gereja secara kolektif (Ef. 2:20-22). Suatu hari nanti, kemuliaan Tuhan akan dinyatakan lewat datannya langit baru dan bumi baru serta kota yang sempurna di mana umat-Nya akan berdiam selamanya (Wahyu 21–22).
No comments:
Post a Comment