DONASI PELAYANAN DAPAT DIKIRIM KE REKENING BNI NO: 0218656568. TUHAN YESUS MEMBERKATI.

Thursday, June 13, 2024

KEJADIAN 48-50

KEJADIAN 48

Apa yang harus dilakukan orang percaya untuk keluarganya sebelum Tuhan mengambil mereka lewat kematian? Persis seperti yang dilakukan Yakub.

Dia memuji Tuhan untuk masa lalu.

Dia memberi tahu keluarganya apa yang telah Tuhan lakukan untuknya  dan bagaimana Tuhan telah memberkati hidupnya. Tuhan telah menebusnya dan menggembalakan seumur hidupnya (48:15-16). Yakub telah berada di beberapa tempat yang sulit, tapi “Batu Israel” telah menjadi tempat perlindungan dan pertahanannya (49:24). Pada akhir hidup, semoga kita dapat berkata, “Marilah anak-anak, dengarkanlah aku, takut akan TUHAN akan kuajarkan kepadamu!” (Mzm. 34:12).

Dia memberi berkat selagi dia bisa.

Dosa Ruben membuatnya kehilangan berkat anak sulung, yang diberikan kepada putra-putra Yusuf. (Lihat Kej. 35:22; 1 Taw. 5:1–2.) Sekali lagi, Allah mengubah urutan kelahiran sebagaimana Yakub mendahulukan Efraim dari Manasye. Yusuf merasa terganggu dengan tindakan itu, tetapi Yakub sudah berbuat benar. Kita semestinya tidak  pernah mencoba untuk memberitahu Tuhan bagaimana memberkati hidup orang lain. Perhatikan bahwa Yakub menyilangkan tangannya. Apakah ini mungkin gambaran tentang salib yang mengesampingkan kelahiran pertama dan memberi kita kelahiran kedua?


KEJADIAN 49

Dia memperingatkan tentang masa depan. 

Pasal 49 bukanlah berkat ayah atas anak-anaknya. Sebaliknya, itu adalah nubuatan tentang apa yang bisa diharapkan anak-anaknya di masa depan karena karakter dan keputusan pribadi mereka yang telah dibuat. Ruben adalah anak hilang yang penuh nafsu, tetapi Lewi dan Simeon adalah kakak beradik tertua yang pemarah. Yehuda akan menjadi suku kerajaan, sebab Mesias (Shiloh, “pembawa damai”) akan datang dari Yehuda. Yusuf adalah pokok anggur yang mendirikan tembok yang memisahkan orang Yahudi dan bukan Yahudi. Dia jadi target saudara-saudaranya, yang sering terjadi pada mereka yang secara khusus diberkati Tuhan. Tetapi Tuhan bersamanya, menguatkannya, dan memperluas batas-batas berkatnya (ayat 26). Yusuf menderita, dan putra-putranya diberkati oleh Tuhan. Ruben berdosa, dan anak-anaknya kehilangan berkat Allah.


KEJADIAN 50

Tiga penguburan disebutkan dalam pasal terakhir kitab Kejadian, dan masing-masing adalah penting.

Mengubur ayah tercinta. 

Sebuah pelajaran untuk membedakan pemakaman orang Yahudi yang sederhana dengan adat pemakaman orang Mesir yang rumit. Tentu tidak ada salah mengurus jenasah dan mengungkapkan kesedihan, selama kita menjaga semua hal itu dalam perspektif yang benar. Yakub meninggal dalam iman dan menjadi peziarah sampai akhir (Ibr. 11:21). Dia mulai dengan tongkatnya dan diakhiri dengan tongkatnya (32:10; 1 Tim. 6:7).

Mengubur masa lalu. 

Saudara-saudara Yusuf tidak begitu percaya bahwa Yusuf telah memaafkan mereka, meskipun mereka telah mendengar kata-katanya, melihat air matanya, merasakan ciumannya, dan menerima semua hadiahnya (45:1-15). Seperti anak yang hilang, mereka menawarkan diri untuk bekerja demi kebaikan hatinya (Lukas 15:19). Sikap mereka menyedihkan Yusuf, yang telah menanggung begitu banyak untuk mereka, sama seperti kita mendukakan Tuhan kita ketika kita meragukan pengampunan dan kasih-Nya (Rm. 8:31-39).

Mengubur saudara yang berbakti.

Seperti ayahnya, Yusuf tahu apa yang dia percaya dan di mana dia berasal. Jika kita mempertimbangkan semua kesulitan yang dialami dalam hidup, sungguh luar biasa bahwa Yusuf memiliki iman dalan semua peristiwa hidupnya. Yusuf tahu janji Tuhan kepada Abraham bahwa bangsa israel akan dibebaskan dari Mesir (15:12–16), dan janji itu diulangi  kepada keluarganya. Yusuf membawa mereka ke Mesir dan memelihara mereka di Mesir. Peti matinya mengingatkan mereka bahwa Allah akan membawa mereka keluar dari Mesir. Sebuah semangat yang membesarkan hati selama hari-hari gelap perbudakan mereka. Semangat kita hari ini bukan peti mati tapi kubur yang kosong (1 Pet. 1:3 dst).

No comments:

Post a Comment

YOSUA 21-24

YOSUA 21 Setelah tanah dibagikan, penulis menoleh ke belakang dan membuat pernyataan ringkasan: Allah menepati janji-janji-Nya (ayat 45). Al...